0

PT Timah (Persero) Tbk (TINS) optimistis harga jual logam timah terus naik hingga mencapai US$ 26.000 per ton di sekitar Juni-Juli 2014 nanti. Agung Nugroho, Sekretaris Perusahaan TINS mengatakan, proyeksi itu dikarenakan adanya kenaikan permintaan timah dunia.

Hal ini memang sudah tercermin dari terus melonjaknya harga timah yang diterima TINS. Di kuartal I 2014, harga jual timah yang diterima TINS di sekitar US$ 22.000 per ton. Beranjak ke tiga bulan kedua ini, TINS optimistis harga jual timah akan bergerak di US$ 23.200-US$ 24.500 per ton.
"Itu prediksi konservatif, kalau proyeksi optimistisnya bisa mencapai US$ 25.500 per ton," kata Agung kepada KONTAN, Rabu (23/4). Ini sudah jauh lebih tinggi dari harga rata-rata timah TINS di 2013 yang senilai US$ 22.751 per ton.

Kenaikan ini diyakini bakal terus berlanjut hingga mencapai puncaknya di Juni-Juli mendatang. Agung bilang, secara historis, harga timah memang biasanya akan naik drastis di periode April hingga Juli 2014.
Kenaikan ini didorong oleh lonjakan permintaan timah dari importir baik yang berasal dari Asia, Eropa maupun kawasan Amerika."Dengan siklus seperti ini, level US$ 26.000 per ton sangat terbuka tercapai di Juni-Juli," ungkap Agung.

Pergerakan harga timah menentukan strategi penjualan TINS. Sejak akhir 2013, TINS lebih fokus untuk meningkatkan profitabilitas dengan jalan menahan volume penjualan.
Artinya, TINS hanya akan memacu volume jika harga timah sedang bagus. Untuk itu, TINS mematok target penjualan sebanyak 25.000 ton logam timah di 2014, hanya naik 7,59% dari tahun lalu yang 23.718 ton.

Sumber: Kontan
Editor: Asnil Bambani Amri
Belitungku.com Portal Informasi Pulau Belitung Terlengkap

Post a Comment Blogger

 
Top