0


Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung mempercayakan calon pegawai negeri sipil (CPNS)-nya untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan yang proporsional di Bandiklat Provinsi Banten di Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

Bupati Belitung Sahani Saleh mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Provinsi Banten yang telah bersedia menerima dan memberikan pendidikan dan pelatihan bagi CPNS asal kabupaten yang dipimpinnya.

Menurut Sahani, terpilihnya Bandiklat Provinsi Banten pada Diklat Pra-Jabatan Golongan III asal Kabupaten Belitung ini bukan tanpa alasan, tetapi telah melalui beragam pertimbangan dan survei dari pihaknya. “Kalau dari hitung-hitungan efisiensi, lebih bagus keluar dari Babel (Bangka Belitung- red),” ujar Sahani sesuai rilis kepada Jakpro, Selasa (29/4).

“Dan menurut BKD kami juga bahwa untuk daerah sekitar Jawa Barat ini yang terbaik adalah di Provinsi Banten,” Tambahnya.

Dalam kesempatannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Muhadi yang mewakili pemerintah Provinsi Banten pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Belitung yang telah mempercayakan pelatihan dan pendidikan calon pegawai sipilnya kepada Bandiklat Provinsi Banten.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami, karena saudara-saudara kami dari Belitung berkenan mengikuti pendidikan dan pelatihan oleh Badan Diklat Provinsi Banten. Oleh karena itu, kami ucapkan terimakasih bapak bupati atas kepercayaannya,” tutur Muhadi.

Dalam sambutannya Sekda Banten juga memberikan nasehatnya kepada para calon pegawai negeri sipil yang akan mengikuti diklat untuk tidak hanya meningkatkan kecerdasan intelektual tetapi juga peningkatan kecerdasan emosional masing-masing. Hal ini berguna sebagai bekal untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Sebagai apareatur pemerintah kita wajib meningkatkan kecerdasan intelektual kita. namun kecerdasan intelektual saja belum cukup, harus dibarengi juga dengan kecerdasan emosional,” jelas Sekda.

“Jadi jangan sampai nanti mentang-mentang pinter, terus emosionalnya tidak terkontrol itu bahaya juga. Itu juga bisa tidak mendapat tempat di masyarakat,” pungkasnya.

Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III asal Belitung ini diikuti oleh 75 orang peserta yang akan menjalani Diklat di Bandiklat Banten terhitung tanggal 29 April hingga 22 Mei 2014 mendatang.(Andrian)

Sumber: Jakpro
Belitungku.com Portal Informasi Pulau Belitung Terlengkap

Post a Comment Blogger

 
Top