0

POLDA KEP. BABEL, POLRES BELITUNG - Tanjungpandan, Polres Belitung,- Kabupaten Belitung merupakan kawasan yang sebagian besar wilayahnya dikelilingi perairan dan rata – rata mayoritas penduduknya mempunyai mata pencarian sebagai nelayan, kendati bekerja sekian lama mencari nafkah di perairan masih banyak nelayan di Kabupaten Belitung ini bekerja secara manual dengan didukung peralatan seadanya.

Berdasarkan informasi yang di dapat dari Syahbandar Kabupaten Belitung yang diinformasikan kepada Satpolair Polres Belitung, dalam kurun waktu beberapa bulan ini perairan Belitung akan di datangi oleh nelayan kongsi dari pulau seribu yang berkerja memasok ikan kepada 5 perusahaan ikan yang ada di kabupaten Belitung. Dengan adanya kedatangan nelayan luar daerah yang diinformasikan sekitar 30 kapal dengan ABK atau pekerja sekitar 200 orang akan menimbulkan konflik bagi nelayan pribumi yang juga mencari hidup di perairan Belitung.

Menghindari kejadian yang tidak diinginkan Satpolair bersama instansi terkait yaitu Dinas Kelautan Perikanan, Syahbandar, Disnaker kabupaten Belitung turun kelapangan untuk memeriksa dan memastikan dokumen yang dibawa untuk melakukan aktifitas melaut di perairan Belitung benar syah dan bisa dipertanggung jawabkan. Menurut pengalaman yang sudah – sudah kegiatan seperti ini banyak menimbulkan masalah yaitu dengan masuknya kapal asing yang tidak jelas siapa tuanya dan lebih diperparah dengan alat penangkap ikan yang tidak di legalkan oleh negara.

Pemeriksaan dokumen kapal yang dilakukan pada hari Rabu tanggal 27 Februari ini berjalan dengan tertib, pemeriksaan juga di hadiri dan disaksikan oleh perwakilan perusahaan yang menaungi nelayan kongsi tersebut. Namun jumlah kapal dan ABK yang masuk jumlahnya belum sesuai seperti yang diinformasikan. Kegiatan kembali akan dilaksanakan 1 minggu kedepan untuk mengecek ulang dokumen dan ABK yang nantinya akan bekerja pada kapal kongsi tersebut.(Source: babel.polri)

Post a Comment Blogger

 
Top