0


Lhokseumawe - Pemerintah Lhokseumawe melalui Satpol PP dan WH Lhokseumawe mengelar razia bagi perempuan yang duduk mengangkang di atas sepeda motor saat dibonceng. Hasilnya, puluhan perempuan terjaring.


Petugas Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) menggelar razia di depan taman Riyadhah Lhokseumawe sejak kemarin hingga hari ini, Sabtu (13/4/2013). Puluhan perempuan yang bersepeda motor dihentikan, karena dianggap melanggar karena duduk mengangkang dan tidak berbusana muslimah. Mereka hanya diberikan nasihat dan didata oleh petugas.

"Razia ini intruksi Wali Kota. Ada puluhan yang terjaring razia karena duduk mengangkang dan tidak memakai busana muslimah," kata Plt Kepala Dinas Satpol PP dan WH Lhokseumawe, Irsyadi, kepada detikcom, Sabtu (13/4/2013).

Menurutnya, razia dilakukan untuk menertibkan dan menyosialisasikan imbauan larangan duduk menngangkang yang dikeluarkan oleh Walikota Lhokseumawe.

"Ke depan kita masih menunggu keputusan Wali Kota terhadap sanksi apa yang akan diberikan pelanggar syariat ini," ujarnya.

Imbauan tidak duduk mengangkang dikeluarkan Pemko Lhokseumawe pada Januari 2013 lalu. Setelah diuji coba atau disosialisasikan selama 3 bulan, imbauan itu dilanjutkan. Tahap selanjutnya, pemerintah setempat membentuk tim pengawas.


Source: Detik
Belitungku.com 
Belitung News and Entertainment Online, 
Portal Berita Belitung dan Hiburan secara Online.

Post a Comment Blogger

 
Top